Francesc Fabregas

FRANCESC FABREGAS

Nama Lengkap   : Francesc Fabregas Soler
Tempat Lahir     : Vilessoc de Mar, Spanyol
Tanggal Lahir     : 04-05-1987
Kebangsaan          : Spanyol
Posisi                         : Gelandang
Bermain di Klub : Arsenal

 


Fabregas mulai bermain sepak bola di FC Barcelona. Selama kariernya di tim yunior, dia selalu bermain sebagai gelandang bertahan atau dengan istilah Spanyol Volante. Walaupun menjadi pencetak gol yang cukup subur karena berhasil mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim, namun dia tidak pernah memperoleh kesempatan bermain dalam tim inti di Camp Nou. Merasa kesempatan bermainnya terbatas jika dia tetap di FC Barcelona maka dia memutuskan untuk bergabung dengan Arsenal FC, dengan menandatangani kontrak klub London tersebut pada tanggal 11 September 2003. Pada awalnya tinggal di ibukota London membuat dia susah untuk beradaptasi, tetapi kemudian dia mulai berteman dengan rekan satu timnya Philippe Senderos yang membantunya beradaptasi dengan kehidupan di London.[6] Di usianya yang masih 16 tahun, Fabregas tidak pernah berpikir untuk masuk dalam tim inti tapi dia terus belajar dari seniornya, Patrick Vieira dan Gilberto Silva sambil mengkonsentrasikan dirinya dalam pelatihan dan belajar Bahasa Inggris. Tidak lama kemudian, dia memulai debutnya pada tanggal 23 Oktober 2003 dalam pertandingan Piala Liga melawan Rotherham United. Dengan bermainnya dia di pertandingan tersebut, dia menjadi pemain Arsenal termuda dengan umur 16 tahun 177 hari. Dia kemudian menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Arsenal FC di pertandingan Piala Liga berikutnya, dia mencetak gol dalam jarak yang dekat yang membawa timnya menang dengan skor 5-1 atas Wolves. Walaupun Arsenal FC memenangi liga dengan tak terkalahkan pada musim 2003-2004, Fabregas tidak mendapatkan medali dikarenakan dia tidak pernah bermain dalam pertandingan liga.

Tidak lama kemudian akhirnya dia dapat tampil bermain dalam tim inti di pertandingan Liga Inggris pada musim 2004-2005, sebelumnya dia hanya tampil di pertandingan Piala Liga. Pertandingan pertamanya di awal musim adalah dalam pertandingan kejuaraan Community Shield pada tahun 2004 melawan Manchester United dengan kemenangan 3-1. Dengan cederanya Patrick Vieira, Fabregas masuk dan menggantikan posisi seniornya Patrick Vieira dan tampil berturut-turut dalam 4 pertandingan Liga Inggris. Dia meraih pujian dalam pertandingan tersebut, bahkan dia mencetak gol dalam pertandingan melawan Blackburn Rovers dengan kemenangan 3-0, dan menjadi pemain termuda Arsenal yang mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris . Dengan berlanjutnya cedera pada Edu dan Gilberto Silva, maka kesempatan bermain pemain muda ini bertambah untuk semua kompetisi. Di Liga Champions UEFA, dia menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah kompetisi tersebut, dia mencetak gol dalam pertandingan melawan Rosenborg dengan kemenangan 5-1. Fabregas mengakhiri musim pertamanya bersama Arsenal FC dengan memenangkan penghargaan pertamanya pada pertandingan Final Piala FA melawan Manchester United FC yang berakhir adu penalti dengan kemenangan Arsenal 5-4.

Setelah kepergian Kapten Arsenal Patrick Vieira ke Juventus, Fabregas mulai bermain secara rutin di tim inti pada posisi gelandang bersama dengan Gilberto Silva. Setelah diwarisi nomor punggung 4 dari Vieira, Fabregas tampil 49 kali di semua kompetisi selama musim 2005-2006. Meskipun usianya yang masih muda, penampilannya terus dicermati menyusul bertambahnya keterlibatan dia dalam tim inti. Lebih lanjut, karena Fabregas memiliki postur tubuh lebih kecil dan bermain tidak begitu agresif dibanding dengan Vieira, banyak yang meragukan kemampuannya untuk mengisi kekosongan yang ditinggal oleh Vieira. Namun demikian, Fabregas menampilkan gaya permainannya sendiri dan mengesankan bagi para pengamat sepak bola dalam pertandingannya di Liga Champions melawan Real Madrid dan Juventus. Dalam pertandingan melawan Juventus dia mencetak gol pertama dan memberikan umpan bola kepada Thierry Henry yang mencetak gol kedua, pada saat yang sama Fabregas membuktikan bahwa dirinya dapat menghadapi permainan dan tackling keras gelandang seperti Vieira. Dia kemudian bermain di partai Final Liga Champions melawan mantan klub nya Barcelona, tetapi Arsenal kalah dengan score 1-2, dengan hasil tersebut Arsenal melengkapi musim 2005-2006 tanpa piala.

Dengan meningkatnya spekulasi transfer Fabregas pada musim panas, Real Madrid berkeinginan untuk mengontraknya walaupun Fabregas sudah menjalin kontrak jangka panjang dengan Arsenal. Tetapi manajer Arsenal Arsene Wenger menyatakan tidak akan mendengarkan penawaran dari manapun terhadap pemainnya. Pada September 2006, dengan sisa kontrak yang masih tersisa 6 tahun, Arsenal mengajukan penawaran baru yaitu kontrak 8 tahun yang kemudian disetujui oleh Fabregas dan ditandatangani pada tanggal 19 Oktober 2006  Walau jangka waktu kontrak tersebut tidak seperti biasa lamanya, Fabregas mengatakan bahwa gaya permainan Arsenal dan manajer Arsene Wenger sebagai alasan dalam komitmen jangka panjang pada klubnya Arsenal FC.

Teori Dialektika Relasional (Relational Dialectics Theory)

Teori Dialektika Relasional menyatakan bahwa hidup berhubungan dicirikan oleh ketegangan-ketegangan yang berkelanjutan antara impuls-impuls yang kontradiktif. Walaupun hal ini mungkin terdengar membingungkan, para peneliti yang mendukung posisi dialektis percaya bahwa hal ini dengan akurat menggambarkan bagaimana hidup ini bagi manusia. Dapat dijelaskan visi dari perilaku manusia ini dengan membandingkan dengan dua pendekatan lainnya yang biasa digunakan : pendekatan monologis dan dualistik.

Pendekatan monologis (Monologic Approach) menggambarkan kontradiksi sebagai hubungan hanya/atau (either/or). Sebaliknya, pendekatan dualistik (Dualistic Approach) melihat dua bagian dari sebuah kontradiksi sebagai dua bagian yang terpisah, dan menilai seberapa dekat masing-masing individu ini merasa dibandingkan dengan yang lainnya. Para pemikir yang menggunakan pendekatan dialektik (Dialectic Approach) berpendapat bahwa banyak sudut pandang saling menandingi satu sama lain dalam setiap kontradiksi. Walaupun sebuah kontradiksi melibatkan dua kutub yang berbeda, situasi yang muncul dapat meluas melampaui kedua kutub ini.

Asumsi dalam Teori Dialektika Relasional

1.      Hubungan tidak bersifat linier.

Asumsi yang paling penting dalam teori ini adalah hubungan tidak terdiri dari bagian-bagian yang bersifat linier. Sebaliknya, hubungan terdiri atas fluktuasi yang terjadi antara keinginan-keinginan yang kontradiktif

2.      Hidup berhubungan ditandai dengan adanya perubahan.

Asumsi kedua menyatakan pemikiran akan proses atau perubahan, walaupun tidak sepenuhnya membingkai proses ini sebagai kemajuan yang linier. Proses atau perubahan suatu hubungan merujuk pada pergerakan kuantitatif dan kualitatif sejalan dengan waktu dan kontraksi-kontraksi yang terjadi, di seputar mana suatu hubungan dikelola.

3.      Kontradiksi merupakan fakta fundamental dalam hidup berhubungan.

Asumsi ketiga kontradiksi merupaka fakta fundamental dalam hidup berhubungan, kontradiksi atau ketegangan yang terjadi antara dua hal yang berlawanan tidak pernah hilang dan tidak pernah berhenti menciptakan ketegangan.

4.      Komunikasi sangat penting dalam mengelola dan menegosiasikan kontradiksi-kontradiksi  dalam hubungan.

Asumsi terakhir komunikasi sangat penting dalam mengelola dan menegosiasikan kontradiksi-kontradiksi dalam hubungan, perspektif dialektika relasi, aktor-aktor sosial memberikan kehidupan melalui praktik-praktik komunikasi mereka kepada kontradiksi yang mengelola hubungan mereka. Realita sosial dari kontradiksi diproduksi dan direproduksi oleh tindakan komunikasi para aktor sosial.

Elemen Dialektika : Membangun Ketegangan

Terdapat beberapa elemen yang mendasari perspektif dialektis, yaitu: totalitas, menyatakan bahwa orang-orang di dalam suatu hubungan saling tergantung. Kontradiksi, merujuk pada oposisi/dua elemen yang bertentangan. Pergerakan, merujuk pada sifat berproses dari hubungan dan perubahan yang terjadi pada hubungan itu seiring dengan berjalannya waktu. Praksis, berarti manusia sebagai pembuat keputusan.

Dialektika Relasi Dasar

Terdapat beberapa dialektika yang sering kita temui dalam hidup berhubungan yaitu:

  • Otonomi dan keterikatan, merujuk pada sebuah ketegangan hubungan yang penting yang menunjukkan keinginan-keinginan kita yang saling berkonflik untuk menjadi dekat maupun menjadi jauh.
  • Keterbukaan dan perlindungan, berfokus yang pertama pada kebutuhan-kebutuhan kita untuk terbuka dan menjadi rentan, membuka semua informasi personal pada pasangan dan yang kedua untuk bertindak strategis dan melindungi diri sendiri dalam komunikasi kita.
  • Hal yang baru dan hal yang dapat diprediksi, merujuk pada sebuah ketegangan hubungan yang penting yang menunjukkan keinginan-keinginan kita yang saling berkonflik untuk memiliki stabilitas dan perubahan.
  • Penjelasan diatas merupakan dialektika interaksi karena mereka berada di dalam hubungan itu sendiri, mereka merupakan bagian dari interaksi pasangan-pasangan satu sama lain. selain dialektika interaksi terdapat juga dialektika kontekstual yang berarti bahwa dialektika ini muncul dari tempat hubungan tersebut di dalam suatu budaya. Di dalam dialektika kontekstual terdapat pula dialektika publik dan privat yaitu dialektika kontekstual yang muncul dari hubungan privat dan kehidupan publik. Dialektika publik dan privat berinteraksi dengan dialektika antara yang nyata dan yang ideal yaitu dialektika kontekstual yang muncul dari perbedaan antara hubungan yang di anggap ideal dengan hubungan yang dijalani.

Respons terhadap Dialektika

Baxter mengidentifikasikan empat strategi spesifik terhadap dialektika yaitu:

  1. Pergantian Bersiklus, yaitu respons untuk menghadapi ketegangan dialektis; merujuk pada perubahan sejalan dengan waktu.
  2. Segmentasi, yaitu respons untuk menghadapi ketegangan dialektis; merujuk pada perubahan akibat konteks
  3. Seleksi, yaitu respons yang merujuk pada pemberian prioritas pada oposisi-oposisi yang ada.
  4. Integrasi, yaitu respons yang merujuk pada membuat sintesis oposisi. Integrasi dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu: menetralisasi, yang membutuhkan adanya kompromi antara dua kutub. Orang memilih strategi ini mencoba untuk menemukan medium yang membuat mereka bahagia diantara dua hal yang berlawanan. Membingkai ulang, merujuk pada mentrasformasi  dialektika yang ada dengan cara tertentu sehingga dialektika itu seperti tidak memiliki oposisi. Mendiskualifikasi, yaitu menetralkan dialektika dengan memberikan pengecualian pada beberapa isu dari pola umum.

Teori Pertukaran Sosial (Social Exchange Theory)

Sudut pandang Pertukaran Sosial berepndapat bahwa orang menghitung nilai keseluruhan dari sebuah hubungan dengan mengurangkan pengorbanannya dari penghargaan yang diterima (Monge dan Contractor, 2003).

Asumsi Teori Pertukaran Sosial

Asumsi-asumsi dasar teori ini berasal dari sifat dasar manusia dan sifat dasar hubungan. Asumsi-asumsi yang dibuat oleh teori pertukaran sosial mengenai sifat dasar manusia adalah sebagai berikut :

1.      Manusia mencapai penghargaan dan menghindari hukuman.

Pemikiran bahwa manusia mencari penghargaan dan menghindari hukuman sesuai dengan konseptualisasi dari pengurangan dorongan (Roloff, 1981). Pendekatan ini berpendapatan bahwa perilaku orang dimotivasi oleh suatu mekanisme dorongan internal. Ketika orang ,merasakan dorongan ini, mereka termotivasi untuk menguranginya, dan proses pelaksanaannya merupakan hal yang menyenangkan.

2.      Manusia adalah makhluk rasional.

Bahwa manusia adalah makhluk rasional merupakan asumsi yang penting bagi teori pertukaran sosial.

3.      Standar yang digunakan manusia untuk mengevaluasi pengorbanan dan penghargaan bervariasi seiring berjalannya waktu dan dari satu orang ke orang lainnya.

Asumsi ketiga, menunjukkan bahwa teori ini harus mempertimbangkan adanya keanekaragaman. Tak ada satu standar yang dapat digunakan pada semua orang untuk menentukan apa pengorbanan dan penghargaan itu.

Asumsi-asumsi yang dibuat oleh teori pertukaran sosial mengenai sifat dasar dari suatu hubungan :

1.      Hubungan memiliki sifat saling ketergantungan

Dalam suatu hubungan ketika seorang partisipan mengambil suatu tindakan, baik partisipan yang satu maupun hubungan mereka secara keseluruhan akan terkena akibat.

2.      Kehidupan berhubungan adalah sebuah proses

Pentingnya waktu dan perubahan dalam kehidupan suatu hubungan. Secara khusus waktu mempengaruhi pertukaran karena penglaman-pengalaman masa lalu menuntun penilaian mengenai penghargaan dan pengorbanan, dan penilaian ini mempengaruhi pertukaran-pertukaran selanjutnya.

Evaluasi dari Sebuah Hubungan

Mengapa kita bertahan atau pergketika orang menghitung nilai hubungan mereka dan membuat keputusan apakah akan tetap tinggal dalam hubungan itu, beberapa peritimbangan lain akan muncul. Salah satu bagian yang menarik dari teori Thibaut dan Kelly ada;ah penjelasan mereka mengenai bagaimana orang mengevaluasi hubungan mereka apakah tetap tinggal atau meninggalkannya. Evaluasi ini didasarkan pada dual perbandingan : level perbandingan dan level perbandingan untuk alternatif.

Level perbandingan (Comparison Level) adalah standar yang mewakili perasaan orang mengenai apa yang mereka harus terima dalam hal penghargaaan dan pengorbanan dari sebuah hubungan. Level perbandingan bervariasi di antara individu-individu karena hal inni subjektif. Hal ini lebih banyak didasarkan pada pengalaman masa lalu stiap individu itu. Karena setiap individu memliki pengalaman yang berbeda dalam jenis hubungan yang sama, mereka membangun level hubungan yang berbeda.

Level perbandingan untuk alternative (Comparison Level for Alternatives), didasarkan pada hubungan individu yang lebih memilih meninggalkan hubungan yang memuaskan dan tetap tinggal pada hubungan yang tidak memuaskan. Hal ini merujuk pada “level terendah dari penghargaan dari suatu hubungan yang dapat diterima oleh seseorang  saat dihadapkan pada penghargaan yang ada dari hubungan alternatif atau sendiri” (Roloff, 1981, hal 48).

Pola Pertukaran : Teori Pertukaran Sosial dalam Praktik

Thibaut dan Kelly berpendapat bahwa ketika orang berinteraksi, mereka dituntun oleh tujuan.  Hal ini konruen dengan asumsi yang menyatakan bahwa manusia merupakan makhluk yang rasional. Menuruut Thibaut dan Kelly, orang terlibat dalam Urutan Perilaku (Behavior Squence) atau serangkaian tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan mereka. Ketika orang-orang terlibat dalam urutan-urutan perilaku mereka tergantung hingga batas tertentu pada pasangan mereka dalam hubungan tersebut.

Saling ketergantungan ini memunculkan konsep Kekuasaan (Power) atau ketergantungan seseorang terhadap yang lain untuk mencapai hasil akhir. Ada dua jenis kekuasaan dalam teori Thibaut dan Kelly. Pertama, Pengendalian nasib (Fate Control) adalah kemampuan untuk mempengaruhi hasil akhir pasangan. Kedua, pengandalian perilaku (Behavior Control) adalah kekuatan untuk menyebabkan perubahan perilaku orang lain. Thibaut dan Kelly menyatakan bahwa orang mengembangkan pola-pola pertukaran untuk menghadapi perbedaan kekuasaan dan untuk mengatasi pengorbanan yang diasosiakan dengan penggunaan kekuasaan.

Thibaut dan Kelly mendeskripsikan tiga matriks yang berbeda dalam teori pertukaran sosial. Pertama, matriks terkondisi (Given Matrix), mempresentasikan pilihan-pilihan perilaku dan hasil akhir yang ditentukan oleh kombinasi faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan faktor internal (keahlian tertentu yang dimiliki oleh masing-masing individu). Orang mungkin dibatasi oleh matriks terkondisi, tetapi mereka tidak terjebak didalamnya, mereka dapat mengubahnya menjadi matriks efektif (Effective Matrix). Matriks efektif merupakan matriks yang mempresentasikan perluasan dari perilaku alternatif dan atau hasil akhir yang akan menentukan pilihan perilaku dalam pertukaran sosial. Matriks yang terakhir yaitu matriks disposisional (Dispositional Matrix), mempresentasikan bagaimana dua orang berpendapat bahwa mereka harus saling bertukar penghargaan.

Strutur Pertukaran

Pertukaran terjadi dalam beberapa bentuk dalam matriks, anatara lain, pertukaran langsung, pertukaran tergeneralisasi dan pertukaran produktif.  Dalam pertukaran langsung (Direct Exchange), timbal balik dibatasi pada kedua aktor yang terlibat. Pertukaran tergeneralisasi (Generalized Exchange) melibatkan timbale balik yang bersifat tidak langsung. Seseorang memberikan kepada orang lain, dan penerima merespon tetapi tidak kepada orang pertama.akhirnya, pertukaran dapat bersifat produktif, yaitu kedua aktor harus saling berkontribusi agar keduanya memperoleh keuntungan.

Dalam pertukaran langsung dan tergeneralisasi, satu orang diuntungkan oleh nilai yang dimiliki oleh orang yang lainnya. Satu orang menerima penghargaan, sementara yang satunya mengalami pengorbanan. Dalam pertukaran produktif (Productive Exchange), kedua orang mengalami pengorbanandan mendapatkan penghargaan secara simultan.

Teori Penetrasi Sosial (Social Penetration Theory)

Teori ini mengambarkan suatu pola pengembangan hubungan, sebuah proses yang diidentifikasi sebagai penetrasi social. Penetrasi social merujuk pada sebuah proses ikatan hubungan dimana individu-individu bergerak dari komuikasi superficial menuju ke komunikasi yang lebih intim

Asumsi Teori Penetrasi Sosial

  1. Hubungan-hubungan memiliki kemajuan dari tidak intim menjadi intim
  2. Secara umum, perkembangan hubungan sistematis dan dapat diprediksi
  3. Perkembangan hubungan mencakup depenetrasi (penarikan diri) dan disolusi
  4. Pembukaan diri adalah inti dari perkembangan hubungan

Analogi Bawang

Di dalam teori ini juga terdapat sebuah analogi yang menggambarkan bagaimana teori ini dapat di aplikasikan. Analogi bawang merupaka analogi yang dapat menjelaskan bagaimana proses penetrasi sosial dalam sebuah hubungan itu dapat terjadi. Pada analogi bawang ini, terdapat pembagian-pembagian tingkat penetrasi sosial berdasarkan lapisan-lapisan yang ada di bawang tersebut.

Lapisan-lapisan itu diibaratkan sebagai suatu proses kedalaman interaksi yang terjadi. Mulai dari lapisan hingga lapisan dalam, dimana memiliki proses yang masing-masing berbeda. Disitu terdapat beberapa pengkategorian berdasarkan lapisan itu, pertama: kematian, kedua: pernikahan, ketiga: pendidikan dan ketiga: kencan.

Tahapan Proses Penetrasi Sosial

  • Orientasi: membuka sedikit demi sedikit

Merupakan tahapan awal dalam interaksi dan terjadi pada tingkat publik. Disini hanya sedikit dari kita yang terbuka untuk orang lain.

  • Pertukaran penjajakan afektif: munculnya diri

Dalam tahap ini, merupakan perluasan area publik dari diri dan terjadi ketika aspek-aspek dari kepribadian seorang individu mulai muncul.

  • Pertukaran afektif: komitmen dan kenyamanan

Ditandai dengan persahabatan yang dekat dan pasangan yang intim. Dalam tahap ini, termasuk interaksi yang lebih “tanpa beban dan santai”.

  • Pertukaran stabil: kejujuran total dan keintiman

Tahap terakhir ini merupakan tahapan dimana berhubungan dengan pengungkapan pemikiran, perasaan dan perilaku secara terbuka yangmengakibatkan munculnya spontanitas dan keunikan hubungan yang tinggi.

Teori Pengurangan Ketidakpastian (Uncertainty Reduction Theory)

Teori ini mengarah pada proses dasar dari bagaimana kita meningkatkan pengetahuan tentang orang lain . Ketika kita menghadapi orang asing, kita mungkin mempunyai keinginan yang kuat untuk mengurangi ketidakpastian tentang orang tersebut. Dalam situasi seperti itu, kita cenderung untuk tidak yakin tentang kemampuan orang lain untuk berkomunikasi tentang tujuan atau rencananya. Berger memproses bahwa orang mempunyai waktu yang sulit dengan ketidakpastian, bahwa mereka ingin mampu memperkirakan tingkah laku, dan bahwa mereka termotivasi untuk mencari informasi tentang orang lain. Tentu saja jenis pengurangan ketidakpastian ini adalah satu dari dimensi utama dari pengembangan sebuah hubungan.

Asumsi Teori Pengurangan Ketidakpastian

  1. Orang mengalami ketidakpastian dalam latar interpersonal
  2. Ketidakpastian adalah keadaan yang tidak mengenakkan, menimbulkan stress secara kognitif
  3. Ketika orang asing bertemu, perhatian umum mereka adalah untuk mengurangi ketidakpastian mereka atau meningkatkatkan prediktabilitas.
  4. Komunikasi interpersonal adalah sebuah proses perkembangan yang terjadi melalui tahapan-tahapan.
  5. Komunikasi interpersonal adalah alat yang utama untuk mengurangi ketidakpastian. Kuantitas dan sifat informasi yang dibagi oleh orang akan berubah seiring berjalannya waktu.
  6. Sangat mungkin untuk menduga perilaku orang dengan menggunakan cara seperti hukum.

Aksioma Teori Pengurangan Ketidakpastian

Pengurangan situasi ketidakpastian didalamnya terdapat upaya – upaya untuk memprediksi dan menjelaskan. Terdapat dua jenis ketidakpastian, situasi ketidakpastian yang berkaitan dengan tingkah laku, perilaku, dan yangkedua merupakan situasi ketidakpastian yang berhubungan dengan kognitif. Aksioma teoritis : kepastian tentang ketidakpastian.

  • Aksioma 1

Komunikasi verbal, meningkatnya level jumlah komunikasi verbal yang dilakukan ketika tengah berkomunikasi dengan orang asing atau orang yang tidak dikenal, maka akan mengurangi tingkat ketidakpastian. Hal ini menyatakan adanya kebalikan atau hubungan negative antara ketidakpastian dan komunikasi verbal.

  • Aksioma 2

Kehangatan atau keakraban komunikasi non – verbal, ketika ekspresi – ekspresi non – verbal meningkat, situasi ketidakpastian akan semakin berkurang. pengurangan tingkat ketidakpastian, meningkatkan peningkatan ekspresi non-verbal.

  • Aksioma 3

Pencarian informasi, tingginya tingkat ketidakpastian bisa meningkatkan upaya – upaya seseroang untuk lebih aktif lagi dalam mencari informasi. ketika situasi ketidakpastian itu mulai dihindari, maka proses pencarian informasi pun semakin berkurang.

  • Aksioma 4

Tingkat ketidakpastian yang tinggi dalam sebuah jalinan sebuah hubungan dapat mengurangi keintiman kualitas komunikasi. rendahnya situasi ketidakpastian dapat meningkatkan tingkat keintiman kualitas komunikasi.

  • Aksioma 5

Pertukaran, ketidakpastian yang tinggi, dapat meningkatkan pertukaran informasi diantara mereka.

  • Aksioma 6

Kesamaan, semakin banyak persamaan diantara mereka, semakin menurunkan tingkat ketidakpastian.

  • Aksioma 7

Selera, selera akan semakin menurun jika situasi ketidakpastian cukup tinggi. sebaliknya selera akan semakin meningkat jika tidak ada kondisi ketidakpastian.

  • Aksioma 8

Ketidakpastian berhubungan secara negative dengan interaksi dalam jaringan sosial. Makin orang berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga dari mitra hubungan mereka, makin sedikit ketidakpastian yang mereka alami.

  • Aksioma 9

Terdapat hubungan kebalikan atau negative antara ketidakpastian dan kepuasan komunikasi.

Teori Pelanggaran Harapan (Expectancy Violations Theory)

Teori Pelanggaran Harapan (Expectancy Violations Theory) menyatakan bahwa orang memiliki harapan mengenai perilaku nonverbal orang lain. Burgoon berargumen bahwa perubahan tak terduga yang terjadi dalam jarak perbincangan antara para komunikator dapat menimbulkan suatu perasaan tidak nyaman atau bahkan rasa marah dan seringkali ambigu.

Hubungan Ruang

Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan ruang seseorang disebut sebagai proksemik. Burgoon berpendapat bahwa manusia memiliki dua kebutuhan yang saling bertarung, yaitu: afiliasi dan ruang pribadi. Ruang personal ialah sebuah ruang tidak kelihatan dan dapat berubah-ubah yang melingkupi seseorang, yang menunjukkan jarak yang dipilih untuk diambil oleh seseorang terhadap orang lain.

Dalam usahanya menggunakan ruang, terdapat empat zona proksemik, yaitu :

  • Jarak intim merupakan zona yang mencakup perilaku yang ada pada jarak 0-18 inci. Dapat terjadi pada dua individu yang memiliki hubungan kedekatan antara yang satu dengan yang lain. Contoh; hubungan antara suami-istri, mereka sering sekali menciptakan zona keintiman melalui sentuhan hingga mengamati wajah pasangannya. Namun jika mereka tidak memiliki hubungan kedekatan satu sama lain, maka mereka akan berusaha untuk mengalihkan dari jarak intim yang tercipta, misalnya jarak intim yang tercipta antara para pengguna lift di kantor/pusat perbelanjaan, mereka akan berusaha sekali untuk mengalihkan diri dari jarak intim yang tercipta dengan melihat kancing, tombol lift, dll.
  • Jarak personal merupakan zona yang mencakup perilaku yang terdapat pada area yang berkisar antara 46cm hingga 1,2 meter. Hall berpendapat bahwa perilaku dalam jarak personal seperti bergandengan tangan hingga menjaga jarak dengan seseorang sejauh panjang lengan. Jarak personal ini dapat kita temui dalam kehidupan bersama keluarga dan teman-teman.
  • Jarak sosial merupakan zona spasial yang berkisar antara 1,2 meter sampai 3,6 meter. Dalam kategori ini menggambarkan banyak percakapan dalam budaya Amerika Serikat, misalnya percakapan yang terjadi antar teman sekantor.
  • Jarak publik adalah sebuah zona spasial yang berjarak 3,7 meter. Titik terdekat dari jarak publik misalnya biasa digunakan untuk sebuah diskusi formal antara guru dan siswa. Dalam jarak publik ini kita akan sulit untuk membaca ekspresi wajah orang lain.

Kewilayahan

Terdapat elemen tambahan yaitu Kewilayahan (territoriality) atau kepemilikan seseorang terhadap suatu area atau benda. Dan terdapat 3 jenis wilayah :

  • Wilayah Primer (primary territories) merupakan wilayah ekslusif seseorang, contoh; ruang kerja seseorang
  • Wilayah Sekunder (secondary territories), tidak ekslusif kepada satu orang saja, tetapi orang tersebut merasakan hubungan khusus dengan wialayah itu. Contoh; mahasiswa merasa perpustakaan kampus adalah wilayah sekunder mereka.
  • Wilayah publik (public territories) menandai tempat-tempat terbuka untuk semua orang termasuk pantai dan taman.

Asumsi Teori Pelanggaran Harapan

Teori Pelanggaran harapan berakar pada bagaimana pesan-pesan ditampilkan pada orang lain dan jenis-jenis perilaku yang dipilih orang lain dalam sebuah percakapan. Selain itu terdapat tiga asumsi yang menuntun teori ini :

  1. Harapan mendorong terjadinya interaksi antar manusia
  2. Harapan terhadap perilaku manusia dipelajari
  3. Orang membuat prediksi mengenai perilaku nonverbal.

Valensi Penghargaan Komunikator

Menurut Burgoon, Deborah Coker dan Ray Coker, bahwa orang memiliki potensi baik karakteristik positif maupun negatif dalam sebuah interaksi.Hal ini disebut dengan Valensi Penghargaan Komunikator (Communicator Reward Valence)

Rangsangan

Borgoon juga merasa bahwa penyimpangan harapan memiliki konsekuensi. Maksudnya ketika harapan seseorang dilanggar, minat atau perhatian orang tersebut akan dirangsang sehingga ia akan menggunakan mekanisme tertentu untuk menghadapi pelanggaran yang terjadi. Rangsangan (arousal) yaitu minat atau perhatian yang meningkat ketika penyimpangan harapan terjadi. Seseorang dapat terangsang secara :

  • Rangsangan Kognitif (kognitif arousal) adalah kesiagaan atau orientasi terhadap pelanggaran. Ketika kita terangsang secara kognitif, indera intuitif kita meningkat.
  • Rangsangan Fisik (physical arousal) merupakan perubahan dalam tubuh sebagai akibat dari penyimpangan harapan.

Batas Ancaman

Begitu rangsangan timbul, ancaman akan muncul. Batas ancaman didefinisikan sebagai jarak dimana orang yang berinteraksi mengalami ketidaknyamanan fisik dan fisiologis dengan kehadiran orang lain. Atau toleransi bagi pelanggaran jarak. Ketika harapan dilanggar, banyak orang mengevaluasi pelanggaran tersebut berdasarkan sebuah valensi. Valensi Pelanggaran (violation valence) merujuk pada penilaian positif atau negatif dari sebuah perilaku yang tidak terduga, dan berfokus pada penyimpangan itu sendiri.

JOGJA JOURNEY 2nd DAY : Menuju Medan Perang

Seperti biasanya ketika sejuknya pagi menyeret kesadaranku untuk kembali membuka mata di pagi hari. Namun kali ini kurasa ada yang berbeda dari hari-hari biasanya, kali ini dinginnya pagi tak seperti dingin di kota Malang.
Ohh y ketika sel-sel di otak mulai kembali bekerja, aku baru ingat kalau semalam aku terbaring di tanah ngayogyakarta hadiningrat (hahaha lebay, orang tidur di atas karpet juga..sok-sok an pake bahasa di atas tanah, mangnya sapi tidurnya beralaskan tanah beratapkan langit hahaha).

Ohh Damn!!!…baru aja mesin tubuhku dinyalain, onderdil pembakaran makanan udah berkontraksi lagi, sial… pagi-pagi udah mules ni perut, makan apa ya aku semalem ???
wahhh apa ini efek dopler dari sambal tahu bakar kemaren ya???
kayaknya enggak dehh ni…
apa mungkin masuk angin kali ya??..
sialan ni angin masuk sembarangan gk pake permisi, gk pake ketok pintu, nyelonong masuk aja sak penak udhelE…
Kuputuskan saja untuk cepat ke kamar mandi.

Selesai hajatan, gk lupa untuk kusisihkan waktu sejenak mengambil air wudhu.
Setelah itu seperti biasanya aku Absen kepada Yang Maha Kuasa, harus aku sendiri yang melakukannya karena untuk hal yg satu ini gk boleh Titip Absen alias TA seperti kelakuan mahasiswa jaman sekarang, termasuk aku juga hehehe….
Kusempatkan sejenak untuk mengabsen pacar juga, kuambil HP andalanku,
kutekan keypad dan mengatur kata-kata seindah mungkin untuk mengucapkan selamat pagi dunia hohoohoho…

Kulihat jam semakin siang, namun my Bro belum juga membuka matanya..
bergegas kubangunkan dia karena hari ini kami berdua ada misi penting untuk menyelamatkan kota jogjakarta dari serangan monster belalang tempur hoohoho, kalo belalang tempur mahh adanya di satria baja hitam atuhhh hehehe..
Misi kami berdua penting kawan, ini salah satu tujuan latenku datang ke jogjakarta…
Yyappp, tgl 26 Januari 2010 ada audisi Indonesian Idol, be a Superstar kata iklan yg sering muncul di layar kaca RCTI..

Langsung saja ku ambil handuk dan peralatan mandi…
tak lupa ketika mandi aku melakukan proses penghangatan suara, sesekali melakukan vocalizing sambil membersihkan badan..
hayoooooo jangan ngintip ya!!! ntar sawanen lho…
Selesai mandi aku berdandan ala artis ibu kota, tentunya dengan baju khusus audisi berwarna putih yang aku desain sendiri…
Rambut seperti biasa dgn gaya Ultraman, minyak wangi dikit biar gak bau kambing pas kringetan..
Air mineral dan sari roti, serta persyaratan registrasi Indonesian Idol aku masukkan ke dlam tas Eiger merah kesayanganku satu-satunya.Perlengkapan udah siap, dandanan juga udah kyak artis bak Daniel Mananta artis ibu kota yang jadi Host Indonesia Idol hehehe..

Ada satu yang kurang??? apa ya??? wahhh ternyata ada suara nyanyian keroncong protol dr perutku., nampaknya si bondang prakoso udah teriak-teriak minta bensin hoohooho…
tak selang beberapa lama ada tukang soto lewat, waduhhh pagi-pagi udah makan soto, mantappppppp…
Mana soto gratisan lagi wakakakakakakakkk, kemaren belinya pake duitnya sapa y???? tante rina apa om kunto ya hehehe…
Tanpa pikir panjang, segera kusambar soto itu secepat kilat..
ada yang aneh kawan???? soto kq ada tahu nya ya???…
lagi-lagi makanan aneh kutemui, semalem makan tahu bakar, hari ini makan soto penuh tahu..
Harusnya jogja lebih pantas menyandang predikat kota Tahu, menggeser kota Kediri yang punya trademark tahu selama ini hahaha..
benar-benar perebutan gelar kota Tahu tanpa harus adu jotos di ring tinju hahahaha….

Selesai sarapan perutku terasa kenyang, kalo kata orang sunda sarapan itu breakpest namanya…
Lho kq jd Breakpast??? bukannya harusnya Breakfast…
Ohh iya aku baru inget, sapa bilang orang sunda gk bisa ngomong “F”, PITNAH eta teh hehehehehe….
sudahlah kita gk perlu memperdebatkan apa itu Breakfast, yg penting perut udah kenyang, saatnya berpamitan untuk pergi perang..

Ku langkahkan kaki perlahan-lahan penuh keragu-raguan, rasanya kaki ini gemetar menuju medan perang melawan sekutu. Seperti mau berangkat perang Agresi Militer saja, kala itu tentara indonesia memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Jogjakarta karena Belanda telah melumpuhkan ibu kota Jakarta ketika Agresi Militer Pertama…
LHo kq jadi ngomongin sejarah?? wah piye to pak dalang, gk genah ki dalangnya..

Kembali ke LaPtop….
Kaki-kaki ini menapaki tanah menyusuri setiap jengkal jalan
Kusumanegara, yang kutuju kali ini adalah Halte TRANSJOGJA atau orang jakarta bilang BUSWAY.
ini pertama kalinya aku naek Busway seumur hidupku, rasa canggung, grogi, dan linglung menjadi satu..
adekku yang berangkat perang bersamaku pun tak tahu bagaimana tata caranya naek busway…
Ajian Rock n Roll Bondo Nekat Rai Gedhek ku keluarkan…
kusapa mbak penjaga loket itu, wajahnya nampak Jawa Banget khas Jogja..”mbak 2 karcis ke JEC (jogja Expo Center)”..
Si mbak dengan ramah menjawab “totalnya 6ribu rupiah, Mas…siahkan, ini kartunya”, sambil menyerahkan dua buah kartu yang mirip dengan kartu ATM ini..

Wahh macam mana pula ini pakainya??? digesek atau dimasukin yaa???..
enake ki piye yo rek????…
kulihat ada lobang kecil sebesar ukuran kartu itu..
lagi-lagi Ajian Rock n Roll Bondo Nekat Rai Gedhek ku keluarkan
hap..hap..hap..srettt..sre

ett..sreettt…kumasukkan saja kartu itu ke lobang tadi..
Ternyata??? berhasil…berhasil…berhasil…hore…horee…
pintunya berputar dan aku bisa masuk ke dalam Halte, untung saja ajianku kali in berhasil, kali ini aku harus berterima kasih kepada muridku Idub van Der Klopen yang mengajariku ajian pamungkas ini hohohoo…

Di dalam Halte itu kulihat ada kursi kosong, aku duduk disana bersama my bro menunggu datangnya busway datang.
kulihat ada dua orang bocah berkulit hitam legam mengkilat kira-kira sebaya dengan usia my bro menggendong tas ransel dengan dandanan cukup necis mirip penyanyi lagu aliran metal (melayu totalll) seperti di tipi-tipi.
otakku langsung bekerja, menerima rangsang, mengolah, dan kemudian mempersepsikannya.. mungkin dua anak ini akan ikut Bereperang di Medan Laga Auidisi Indonesian Idol juga pikirku..

Tak berapa lama BUsway yang kunanti pun datang juga..
Aku pun segera naik busway tersebut, kulihat kursi hampir penuh, aku cepat-cepat untuk berebut kursi dengan penumpang lain yang baru masuk..
Kampreettttt!! aku kalah lihai dari mereka.. sialan, aku harus berdiri di dalam busway..
hawa dingin dari AC busway itu membuatku kebelet pipis..
Damn!! kenapa harus kebelet pipis sehhhh, padahal aku gk tau suasana JEC kayak apa kawan..
dalam pikiranku toilet ada di dalam gedung, dan untuk mencapainya aku harus mengantri di belakang ratusan bahkan ribuan orang yg ingin mengikuti audisi Indonesian Idol..
sungguh imajinasi konyol yg tak mencerminkan diri diri sebagai seorang mahasiswa hahahaha…

Tak lama kemudian terdengar kata-kata dari kernet TRANSJOGJA membuyarkan lamunanku,” JEC…JEC…JEC”..
ehhh mang orang yg jd kernet Busway tu namanya tetep kernet??
pramugari/ pramugara ya??? ahhh whatever lah yg penting aku sudah sampai tempat tujuan.
bergegas aku turun dan menuju Gedung JEC yg berda di seberang jalan..
dua orang bocah hitam legam mengkilap necis tadi ternyata ikut turun juga. Ohhh benar dugaanku tadi, tak sia-sia aku kuliah komunikasi di Kota Malang hehehehe..prediksiku benar melebihi keakuratan dari ramalan mama lauren atau ki joko bodo hahahaha…

Kumasuki gerbang JEC, kulihat banyak sekali spanduk bertuliskan
INDONESIAN IDOL 2010, BE A SUPERTSTAR…
wooww, suasana yg fantastis, jam baru menunjukkan pukul 7.55 tapi para
peserta audisi sudah mengantri seperti ular meliuk-liuk di halaman depan JEC..
Aseemmm, baru saja kulihat suasana yg fantastis tp rasa pee wee gaskin ini tak tertahankan lagi, langsung aja aku menuju halaman JEC sebelah barat..
ada penjaga cafe yang sedang menata meja dan kursi..
lagi-lagi Ajian Rock n Roll Bondo Nekat Rai Gedhek ku keluarkan, “mas tempat pipis dimana ya?? ehh maksud saja toilet”..
si mas itu menjawab dengan tersenyum kecil “lurus aja mas, di deketnya tangga itu belok kiri”..
tak lupa aku mengucapkan terima kasih..
kemudian dengan berlari kecil bersama my bro yg setia mengikutiku kemanapun langkahku pergi slalu ada bayangmu…dengan bergegas menuju toilet..

Kampreeett!!! lagi-lagi sekian lama aku menunggu lagi..dan lagi…mana oli udah hampir bocor lagi nihhh…
sekitar 3 menit aku menunggu giliran, akhirnya kesempatan itu datang juga. Dengan cepat aku melakukan proses ganti oli di kamar mandi
huhuhuhuhu lega rasanya….

Kini saatnya siap tuk berlaga tet..tet.tet..tettttt……