Teori Penetrasi Sosial (Social Penetration Theory)

Teori ini mengambarkan suatu pola pengembangan hubungan, sebuah proses yang diidentifikasi sebagai penetrasi social. Penetrasi social merujuk pada sebuah proses ikatan hubungan dimana individu-individu bergerak dari komuikasi superficial menuju ke komunikasi yang lebih intim

Asumsi Teori Penetrasi Sosial

  1. Hubungan-hubungan memiliki kemajuan dari tidak intim menjadi intim
  2. Secara umum, perkembangan hubungan sistematis dan dapat diprediksi
  3. Perkembangan hubungan mencakup depenetrasi (penarikan diri) dan disolusi
  4. Pembukaan diri adalah inti dari perkembangan hubungan

Analogi Bawang

Di dalam teori ini juga terdapat sebuah analogi yang menggambarkan bagaimana teori ini dapat di aplikasikan. Analogi bawang merupaka analogi yang dapat menjelaskan bagaimana proses penetrasi sosial dalam sebuah hubungan itu dapat terjadi. Pada analogi bawang ini, terdapat pembagian-pembagian tingkat penetrasi sosial berdasarkan lapisan-lapisan yang ada di bawang tersebut.

Lapisan-lapisan itu diibaratkan sebagai suatu proses kedalaman interaksi yang terjadi. Mulai dari lapisan hingga lapisan dalam, dimana memiliki proses yang masing-masing berbeda. Disitu terdapat beberapa pengkategorian berdasarkan lapisan itu, pertama: kematian, kedua: pernikahan, ketiga: pendidikan dan ketiga: kencan.

Tahapan Proses Penetrasi Sosial

  • Orientasi: membuka sedikit demi sedikit

Merupakan tahapan awal dalam interaksi dan terjadi pada tingkat publik. Disini hanya sedikit dari kita yang terbuka untuk orang lain.

  • Pertukaran penjajakan afektif: munculnya diri

Dalam tahap ini, merupakan perluasan area publik dari diri dan terjadi ketika aspek-aspek dari kepribadian seorang individu mulai muncul.

  • Pertukaran afektif: komitmen dan kenyamanan

Ditandai dengan persahabatan yang dekat dan pasangan yang intim. Dalam tahap ini, termasuk interaksi yang lebih “tanpa beban dan santai”.

  • Pertukaran stabil: kejujuran total dan keintiman

Tahap terakhir ini merupakan tahapan dimana berhubungan dengan pengungkapan pemikiran, perasaan dan perilaku secara terbuka yangmengakibatkan munculnya spontanitas dan keunikan hubungan yang tinggi.

2 thoughts on “Teori Penetrasi Sosial (Social Penetration Theory)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s